Menjamahi Bandung


Museum Sri Baduga

Selama puluhan tahun tinggal di Bandung (berhubung sekarang saya berumur 21 tahun, jadi bisa dibilang puluhan tahun dong!)😆 saya belum pernah pergi ke semua museum yang berada di kota ini, yang menurut kabar, jumlah museum yang berada di Kota Bandung itu sebanyak 7 museum. Kebetulan saya sekarang menjadi volunteer untuk HUT Konperensi Asia Afrika Ke-58 tanggal 18-24 april 2013, hal tersebut membuat saya menjadi sering ke Museum bekas tempat Presiden pertama Republik Indonesia menggelar kongres Asia-Afrika 58 tahun yang lalu. Akibat keikutsertaan saya menjadi volunteer, malah saya baru tau bahwa ejaan “Konperensi” itu memang benar, bukannya salah tulis atau dipaksa-sunda-kan! -_- (karena yang saya tau kan ejaannya “konferensi”):mrgreen: Dan pada hari minggu, tanggal 14 April 2013, setelah saya pulang dari tugas ke-volunteer-an di MKAA (panggilan singkat untuk Museum Konperensi Asia Afrika) saya tidak ingin bergegas pulang. Alasannya? Males! Jujur, sebagai seorang pengembara😛 saya merasa bosan jika lama-lama berada di rumah. Ditambah, kedua orang tua saya yang memang setiap hari minggu pasti keluar berdua sampai sore, malah sering kali sampai malam!😦 Tercetuslah ide untuk mengelilingi museum-museum yang berada di kota Bandung. Untuk kesempatan kali ini, saya pergi ke Museum Sri Baduga.

Museum Sri Baduga, seumur-umur belum pernah menginjakkan kaki ke tempat tersebut. Padahal jika lewat ke lokasi museum sih sering, tapi entah kenapa saya baru “terpanggil” untuk mampir yaa kali ini. Museum ini berlokasi di jalan BKR No. 185, berhadapan dengan monumen Bandung Lautan Api, yang lebih dikenal dengan sebutan Alun-Alun Tegalega. Museum ini didirikan pada tanggal 5 juni 1980. Sri Baduga di ambil dari nama raja yang memerintah di Pajajaran (tatar sunda pada jaman dahulu) seperti latar belakang namanya, museum ini dikhususkan menyimpan benda-benda perjalanan jaman rakyat dan etnis di Jawa Barat. Dimulai dari jaman purba, masa kerajaan, masa penjajahan, hingga jaman sekarang.

Mainan Anak-anak Jawa Barat Jaman Dahulu

Mainan Anak-anak Jawa Barat Jaman Dahulu

Di awal pintu masuk, pengunjung dihadapkan dengan resepsionis museum. Pengunjung dapat bertanya-tanya kepada resepsionis yang ramah tersebut, sekedar untuk menanyakan lokasi, rute, ataupun minta tour guide. Langkah demi-langkah menghantarkan saya di perjalanan pertama, terbentuknya danau Bandung. (Danau Bandung? Dimana tuh?) Danau Bandung adalah wujud awal kota Bandung pada jutaan tahun yang lalu. Bandung yang kita bisa injak sekarang, dulunya merupakan danau purba lho! Tapi hancur oleh letusan gunung dan mengalirkan seluruh isi air danau nya ke Pantai Selatan. Didalam museum juga terdapat artefak peninggalan jaman hindu di Jawa Barat lho! Meskipun beberapa bendanya hanya sebuah miniatur, namun banyak juga benda asli peninggalan jaman tersebut. Di museum juga terdapat goa yang didalamnya berisi fosil manusia purba. Goa tersebut dirancang sebagai replika gaya hidup manusia jaman purba dahulu, yang sering tinggal di goa.

Goa Purba

Goa Purba

Selanjutnya menuju lantai dua. Disana terdapat benda-benda peninggalan islam di Jawa Barat, serta kebiasaan hidup warga Jawa Barat, mulai dari gaya hidup pendidikan, perumahan, pertanian, hingga pernikahan adat. Ada hal yang menarik bagi saya ketika menginjakkan kaki disana. Saya merasa diajak ke masa lalu ketika diperlihatkannya dengan dapur rakyat Jawa Barat pada masa lalu. Dapur ini persis dengan dapur tetangga nenek saya di Cianjur dan digunakan hingga sekarang, ternyata itu peninggalan masa lalu, keren! Saya merasa menjadi orang yang paling berbudaya ketika melihat hal tersebut!😛

Lantai 2 Museum Sri Baduga

Lantai 2 Museum Sri Baduga

Dilanjutkan ke lantai 3, disini terdapat alat tukar mulai dari jaman kerajaan, hingga jaman penjajahan. Juga tersedia alat musik yang digunakan pada jaman dahulu, kebiasaan kehidupan rumah tangga pada jaman dahulu, dan beragam tipe pertanian di Jawa Barat.

Uang Jaman Penjajahan

Uang Jaman Penjajahan

Alat Musik

Alat Musik

Sebenarnya di lantai 3 tersebut terdapat ruangan seni dan benda-benda berharga berupa emas dan perak peninggalan perhiasaan kerajaan yang pernah berkuasa di pajajaran. Tapi karena saya datang telat (melebihi jam 14.00, jadwal museum tutup) jadi saya tidak berkesempatan menikmati barang-barang tersebut!😦 ruangannya dilindungi oleh tralis baja dengan tutup pintu yang terbuat dari baja dan memiliki password untuk membukanya. (yaiyalah, dalemnya emas, perak, dan lukisan yang mahal!)😛

Ruangan Berharga

Ruangan Berharga

Setelah puas berkeliling, (sebenernya belum puas sih, soalnya udah diusir cleaning service gara-gara udah mau tutup)😦 sayapun pergi keluar, melihat kereta yang digunakan oleh raja Cirebon pada masa lalu. Semacam kereta gitu, namun terbentuk dari beberapa binatang seperti kuda, garuda, gajah, dan kerbau.

Kendaraan Raja Cirebon

Kendaraan Raja Cirebon

Ternyata asyik berkeliling di Museum! Sayangnya foto-foto diatas hanya diabadikan oleh kamera HP, jadi hasilnya gak optimal!😦 Selain harganya murah (malah gratis) juga menambah wawasan edukasi mengenai Jawa Barat pada masa lalu. Alternatif yang baik jika berwisata bareng keluarga, tidak seperti saya yang dateng sendiri!😥 Yang heran, pengunjung kebanyakan dateng dari luar Jawa Barat, malah ada juga yang dari luar negeri lho! Saya yakin, masih banyak warga Bandung yang lain bernasib seperti saya, yang belum pernah menginjakkan kaki di Museum Sri Baduga, (tapi kan sekarang udah! :mrgreen:) padahal dibandingkan dengan jalan-jalan ke Mall, jalan-jalan ke museum memiliki beberapa poin positif yang dapat meningkatkan wawasan edukasi. (itu menurut pandangan saya ya, no offense!🙂 ) Museum Sri Baduga buka setiap hari, Senin – Jum’at jam 08.00-15.30. Sabtu – Minggu jam 08.00-14.00. Khusus untuk hari libur nasional, museum juga ikut tutup!🙂 ke museum mana lagi yaa nanti?:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s