Hanya Rekayasa


pada jaman dahulu kala, duluuu banget. disuatu tempat nun jauh disana. ada seorang putri pelupa bernama Candrika. namanya juga putri pelupa. ya pastinya dia sering lupa! Candrika adalah seorang putri yang sangat cantik, sudah cantik baik hati pula, ramah terhadap setiap orang dan tidak pernah membedakan kasta dengan orang lain, dia senang berteman dengan siapapun, termasuk dengan rakyat di dalam kekuasaan kerajaan tersebut. karena kecantikannya, semua pangeran yang berada di muka bumi pada masa itu, ingin sekali mendapatkan putri tersebut. semua pangeran mendatangi istana putri Candrika untuk melamar. tapi Candrika menolaknya, karena Candrika ternyata sedang menunggu pacarnya yang telah dipacarinya dari jaman ia  SD, pacarnya sedang kuliah di salah satu perguruan tinggi di Bandung dan sedang menyelesaikan TA nya, nama pacarnya adalah Alip. Alip berjanji akan menikahi Candrika kalau dia sudah di wisuda. dia udah ngaret 3 tahun lho, harusnya udah beres 4 tahun kuliah, dia mah malah kerajinan kuliah sampe 7 tahun! (ceritanya sih gitu) karena alasan itulah semua pangeran yang datang melamar Candrika pun kecewa. saking kecewanya karena ingin sekali mendapatkan Candrika, ada seorang pengeran yang tega bebuat keji. dia membuat ramuan kedokteran dengan mencampur Kromosom XY dan XX ditambah Nitrogen Dioksida golongan VII A yang terhidrolisis dengan senyawa CaCl yang mempunyai sifat Amfoter, agar si Candrika ini menjadi Pelupa, tujuannya sih simpel, agar Candrika melupakan pacarnya yang jadi mahasiswa abadi itu dan menikahi dirinya. oh iya perkenalkan nama pangeran keji itu adalah Keri.

setelah ingatannya lupa, akhirnya Keri pun melamar kembali Candrika. Candrika pun menerimanya dengan senang hati dan tanpa beban. mereka pun menikah dengan pesta yang sangat meriah. semua orang bahagia karena akhirnya Candrika dapat membuka matanya untuk pangeran Keri yang ganteng dan gagah berani, sarjana Kedokteran di Universitas terkenal di Indonesia, lulusnya Cum LAudge Pula, dengan nilai IPK 3.98. dibandingkan dengan Alip, meskipun ganteng tapi kuliahnya ngaret dan tanpa ujung, capedeh!

ternyata, berita perkawinan Candrika dan Pangeran Keri terdengar sampai ke daratan Bandung, dan sampai di telinga Alip, dia sangat terpukul dan hatinya remuk seketika mendengar hal tersebut. Tapi alip tidak menyerah, diapun membuat rumus Algoritma, bagaimana membuat orang yang dia cintai kembali kepadanya. Alip pun membuat sebuah alat yang dijalankan menggunakan CSS Code. diapun ngoding sepanjang malam didalam Lab Rekayasa PErangkat Lunak agar ciptaanny berhasil. dan benar saja, ciptaannya membuahkan hasil meskipun mendapat beberapa kendala tapi ia yakin alat itu akan berhasil. diapun pergi ke tempat nun jauh tersebut untuk menemui Candrika yang sudah dipelet pangeran Keri.

dia bertemu dengan Candrika, tapi Candrika yang telah dipengaruhi obat-obatan oleh pangeran Keri, membuat ia lupa sebenarnya siapa yang ada didepannya itu. Alip pun sedih, tapi disaat itu pula, dia langsung mengenakan alat tersebut. dia tak tahu hal apa yang akan terjadi dengan menggukan ciptaannya. tapi ia tetap saja berusaha memakainya. setelah dicoba, ternyata alatnya bekerja tetapi tidak sesuai kendali. Alip pun berharap agar dia dapat kembali ke Semester 5. setelah itu alat itu bekerja dengan mengembalikan Alip ke Semester 5 disaat dia sedang kacrut-kacrutnya kuliah. ternyata Alat itu adalah sebuah alat pengabul Do’a, diapun mulai serius kuliah dan satu setengah tahun kemudia, ia di wisuda cum laudge dengan nilai IPK 3.99. iapun melamar Candrika dan menikah dengan sangat meriah. sementara pangeran Keli yang diceritakan mendapat cum laudge dengan IPA 3.98 sebelum alat yang dibuat Alip ditemukan, ternyata kuliahnya ngaret sampai 5 tahun lamanya. Candrika dan Alip pun hidup bahagia dan mempunyai banyak anak.

maaf kalo ada kesamaan nama, karena saya bingung harus memberi nama karakternya apa.

inti ceritanya sih, berusahalah selagi ada waktu! ayo-ayo-ayo jangan sampai pada ngaret yaa kuliahnya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s